YOGYAKARTA – Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang digadang-gadang menjadi penggerak ekonomi desa mulai memunculkan kegelisahan di kalangan lurah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kekhawatiran tersebut mencuat dalam rapat koordinasi pelaksanaan KDMP yang digelar Pemerintah Daerah DIY di Kompleks Kepatihan Yogyakarta.

Di balik semangat penguatan ekonomi desa, sejumlah lurah mengaku mulai cemas terhadap aspek administrasi, regulasi, hingga potensi persoalan hukum yang bisa muncul di kemudian hari. Kekhawatiran itu bukan soal mendukung atau menolak program, melainkan tentang kepastian aturan dan perlindungan hukum bagi aparat kalurahan yang menjalankannya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menegaskan bahwa pelaksanaan KDMP harus berjalan sesuai aturan dan prosedur yang berlaku. Ia menekankan pentingnya transparansi agar pemerintah kalurahan merasa aman dalam melaksanakan program.

Sementara itu, Kepala DPMK Dukcapil DIY, KPH Yudanegara, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak aspirasi dari lurah yang khawatir langkah administrasi yang diambil justru berpotensi menimbulkan persoalan hukum.

Baca Juga : Lelang Jabatan di Gunungkidul : Meritokrasi atau Sekedar Transaksi? 

Mereka tidak ingin maladministratif dan jangan sampai ada yang kena hukum terkait KDMP ini. Karena itu, lurah dan perangkat desa diminta lebih berhati-hati sebelum mengambil keputusan administratif. “Jangan asal tanda tangan saja.”

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian karena dianggap mencerminkan situasi di lapangan yang tidak sesederhana yang dibayangkan publik.

Di satu sisi, program KDMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat kalurahan. Namun di sisi lain, banyak pihak menilai regulasi dan mekanisme pelaksanaannya harus benar-benar jelas agar tidak menimbulkan persoalan di masa depan.

Apalagi yang dipertaruhkan bukan hanya keberhasilan program, tetapi juga jabatan, tanggung jawab administratif, dan risiko hukum yang harus dihadapi aparat desa. (red)

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *